Our Blog

7 Tips Menulis Agar Naskah Bukumu Diterima Penerbit

Menjadi seorang penulis buku atau novel bukanlah suatu hal yang mudah, perlu banyak usaha dan perjuangan, apalagi ketika menulis buku dan menginginkan naskah kita dapat diterima lalu diterbitkan oleh penerbit.

Bicara soal naskah, pasti tidak lepas dari kualitas isi naskah tersebut. Jika kamu menulis naskah buku atau novel dengan sangat baik dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, maka bukanlah sebuah mimpi naskah yang kamu kirim akan diterima.

Kesalahan yang banyak dilakukan penulis adalah mereka tidak mengetahui cara menulis naskah dengan format yang benar dan tata cara pengiriman naskah buku atau novel tersebut ke penerbit.

Oleh karena itu, ICC Publisher akan senantiasa memberikanmu tips menulis buku atau novel supaya kamu tidak kebingungan lagi dan bisa menerbitkan bukumu secara mandiri.

 

1. Tentukan tema dan genre naskah

Tema dan genre adalah hal yang paling penting dalam penulisan sebuah naskah, karena kedua unsur tersebutlah yang akan mengarahkan tujuan tulisanmu dan apa yang ingin kamu sampaikan ke pembaca.

Misal, kamu ingin membuat novel ber-genre romance, maka tema yang kamu pilih adalah tema percintaan seperti jatuh cinta atau patah hati.

menulis buku romance
Via kallmaker

 

2. Buat kerangka tulisan

Ketika kamu ingin membuat kue, kamu pasti akan bingung jika tidak mempunyai resep, karena tidak ada ‘guide’ yang menuntunmu membuat kue tersebut sampai berhasil. Begitu pula dengan menulis buku atau novel.

Buat daftar isi dan tentukan hal-hal apa saja yang akan kamu bahas dengan sistematis, yaitu dari bab awal, pertengahan sampai akhir ditempatkan dengan benar dan berkesinambungan.

 

3. Kumpulkan referensi sebanyak mungkin

Baca, baca dan baca! Writers are readers. Penulis terbaik adalah seorang pembaca yang baik. Jangan sampai setiap kamu berhenti setiap menulis satu paragraf karena referensi yang kamu butuhkan belum disiapkan.

Akan menjadi sangat mudah jika kamu sudah ‘memegang’ referensi terlebih dahulu. Jika tulisanmu sedang ‘mandek’ kamu bisa membuka buku atau sumber yang sudah kamu baca kembali dan mengambil beberapa ide dengan tema yang sama.

book reference meme
Via disney

 

4. It’s time to write!

Tidak perlu memaksakan diri untuk bisa menulis sebanyak 1 bab dalam satu hari, cobalah dengan target 300 kata per hari terlebih dahulu. Jika sudah mulai terbiasa, tingkatkan target tulisanmu sampai 500 kata per hari, 800 kata per hari hingga bisa mencapai 1 bab per hari nantinya.

Pastikan juga EYD yang kamu gunakan benar dan gaya penulisan sesuai dengan sasaran pembaca. Jika ada kata yang jarang terdengar atau dari bahasa asing, kamu bisa mencantumkan penjelasannya di bagian bawah agar pembaca tidak bingung.

Jangan lupa untuk melengkapi naskahmu dengan daftar pustaka sebagai rekapan referensi yang kamu punya, cantumkan identitas diri agar penerbit bisa melacak profilmu dan buatlah surat pengantar pengajuan naskah.

writing gif
Via matadornetwork

 

5. Kerapian naskah

Siapa yang tidak suka membaca naskah yang rapi? Setelah menulis buku atau novel, jangan lupa review dan edit kembali tulisanmu jika ada kesalahan ketik (typo) atau kalimat yang kurang enak dibaca. Ikuti aturan penerbit tujuanmu dalam format pengirimannya seperti ukuran kertas, margin, jenis dan ukuran huruf.

typo meme
Via memecollection

 

6. Sinopsis yang eye-catching

Bukan hanya foto atau gambar yang bisa membuat mata ingin melihatnya terus menerus, sinopsis juga mempunyai daya tarik yang besar agar editor menerima naskah.

Berikan sinopsis yang jujur mengenai naskahmu dan jangan menggunakan kata-kata yang berlebihan apalagi menggantung seperti blurb dalam sampul belakang buku. 3 halaman sinposis saja sudah dianggap cukup sebagai langkah awal untuk mengenalkan naskah buku atau novel yang berjumlah ratusan halaman.

synopsis meme
Via memegenerator

 

7. Riset penerbit yang cocok

Sekarang ini banyak sekali jenis penerbit di Indonesia, mulai dari penerbit mayor, penerbit indie, self-publishing sampai trend yang sedang banyak diperbincangkan oleh banyak penulis saat ini adalah penerbit crowdfunding. Setiap penerbit mempunyai jenis naskah tersendiri yang akan mereka terbitkan.

Setelah melakukan semua tips menulis buku atau novel di atas, kamu bisa langsung mengirimkan naskah ke penerbit tujuanmu. Kamu bisa mengirimkannya melalui pos, email atau langsung di dalam website penerbit seperti Inner Child Crowdfund Publisher (ICC Publisher).

Sebagai platform penerbit crowdfunding pertama di Indonesia, ICC Publisher memberikan kamu kemudahan dalam menerbitkan buku. Tidak perlu modal, kamu hanya perlu mengirimkan naskah. Setelah naskah dipoles oleh tim ICC Publisher menjadi naskah yang layak dijual, tim akan meluncurkan campaign crowdfunding.

Ingin mencoba menerbitkan buku melalui cara crowdfunding? Kamu bisa langsung menuju ke link ini, sudah banyak cerita sukses penulis yang menerbitkan bukunya secara crowdfunding, loh 🙂

Tags: , ,

Show Comments (0)

This is a unique website which will require a more modern browser to work! Please upgrade today!

PENAWARAN SPESIAL UNTUK KAMU!

Dapatkan kupon diskon senilai 15% dari total pledge kamu

Caranya mudah, tinggal subscribe ke newsletter ICCPublisher, dan kupon diskon akan dikirimkan ke inbox kamu. Mohon mengisi data dibawah ini dengan baik dan benar.

Kami tidak akan pernah membagikan info ini dengan pihak lain.