Our Blog

Ada 4 Cara Menerbitkan Buku dan Novel, Tapi Hanya 1 yang Terbaik

Untuk setiap penulis yang bercita-cita menjadi seorang pengarang, mengetahui bagaimana cara menerbitkan buku atau novelnya adalah hal yang sangat penting. Sebagai contoh, kamu memiliki ide untuk membuat sebuah buku, tetapi kamu tidak mengetahui cara memindahkan ide-ide tersebut dari draft dalam komputermu ke media cetak atau online.

Dengan berjalannya waktu, sekarang penulis mempunyai lebih banyak kesempatan untuk berbagi dan mempublikasikan karyanya, serta berinteraksi dengan pembaca yang menantikan bukunya. Entah melalui penerbit mayor, penerbit indie, self-publishing atau penerbit crowdfunding.

Melalui list di bawah ini, kamu akan mengetahui proses penerbitan dari masing-masing jenis penerbit dan mendapatkan opsi penerbit paling cocok untuk mewujudkan impianmu menerbitkan sebuah buku.

 

1. Penerbit Mayor

Penerbit mayor adalah sebuah perusahaan penerbitan besar, seperti Gramedia, Gagas Media, Mizan dan lain sebagainya. Biasanya buku-buku yang diterbitkan sudah pasti mempunyai ISBN dan bisa langsung terpajang di toko-toko buku yang tersebar di Indonesia.

Penerbit mayor biasanya sudah mempunyai tim profesional dari editor, cover designer, layouting sampai marketing sehingga penulis hanya perlu mengirimkan naskahnya saja.

Setelah buku sudah dianggap siap untuk dijual, barulah buku tersebut dicetak ribuan eksemplar dan didistribusikan ke toko-toko buku. Bila buku terjual, penulis akan mendapatkan royalti 7-10%, tergantung dari kesepakatan dengan penerbit dan agensi.

cara menerbitkan buku lewat penerbit mayor
Via therealchicago

Kelemahan penerbit mayor adalah sangat pemilih dalam menerima naskah. Penulis harus menunggu 2-3 bulan untuk mengetahui keputusan naskahnya diterima atau ditolak dan harus mengikuti proses diskusi dengan penerbit yang bersangkutan

Tidak sedikit juga penulis ikut mempromosikan bukunya agar tidak kalah saing dengan buku lainnya di toko buku.

 

2. Penerbit Indie

‘Indie’ berasal dari kata independen, yang memiliki arti berdiri sendiri, bebas, merdeka. Dalam dunia penerbitan maksudnya adalah biaya dan proses penerbitan tidak seluruhnya ditanggung oleh penerbit, melainkan dijalankan langsung oleh penulis mulai dari editing, cover, layout, percetakan, sampai ke proses marketing (meskipun ada beberapa penerbit indie yang menyediakan jasa-jasa tersebut, namun tetap bergantung pada budget penulis).

Naskah sudah pasti diterima, untuk ISBN rata-rata dikenakan biaya. Banyaknya buku yang dicetak tergantung dari berapa modal yang dipunyai oleh penulis. Ada juga penerbit indie yang menyediakan jasa Print on Demand, yaitu buku dicetak hanya bila ada pembelian.

Bentuk kerjasama penerbit Indie tidak mengikat, artinya penulis bebas menerbitkan karyanya di tempat lain. Penulis mendapatkan seluruh hasil penjualan setelah dipotong ongkos karena penerbit tidak mengambil resiko.

cara menerbitkan buku lewat penerbit indie
Via sindikatboekoe

Kelemahannya bila ingin mencetak dengan jumlah banyak, penulis harus mengeluarkan modal besar, namun kesuksesan sebuah buku jatuh pada tangan pembaca dan upaya promosi dari penulis. Contoh buku yang sukses diterbitkan secara indie adalah “Supernova” karya Dee Lestari.

 

3. Self-publishing

Self-publishing, atau bisa disebut dengan penerbitan mandiri, adalah salah satu cara menerbitkan buku oleh penulis tanpa bantuan penerbit mayor. Artinya penulis juga merangkap tugas sebagai penerbit yang bertanggung jawab penuh atas keseluruhan proses penerbitan bukunya.

Self-publishing sendiri sebenarnya hampir sama dengan penerbit indie. Tidak adanya penolakan naskah, penulis juga dapat menentukan judul, layout, desain cover dan pemasaran sesuai dengan keinginannya. Intinya, penulis berkuasa penuh atas naskahnya.

cara menerbitkan buku lewat self publishing
Via digitama

Namun, cara menerbitkan buku atau novel dengan cara ini juga memiliki beberapa kelemahan. Dengan tidak adanya penyeleksian naskah, maka kualitas naskah yang diterbitkan perlu ‘dipertanyakan’.

Tidak semua penulis juga memiliki kemampuan desain cover, memang bisa diatasi dengan menggunakan jasa seorang desain grafis, tapi biayanya tidaklah murah. Bisa kita lihat bahwa penulis yang ingin menerbitkan buku atau novelnya melalui self-publishing harus memiliki keterampilan dan pengetahuan.

 

4. Penerbit Crowdfunding

Mungkin masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui cara menerbitkan buku atau novel yang satu ini. Crowdfunding sebuah buku adalah metode di mana penulis bisa mempublikasikan project naskahnya di sebuah situs agar didanai oleh banyak orang maupun pembaca setianya.

Crowdfunding memberikan wadah kepada para penulis untuk mengumpulkan dana menjelang buku diterbitkan. Sehingga penulis dapat menggunakan waktunya untuk mempromosikan project naskahnya agar bisa mendapatkan lebih banyak pledgers (sebutan bagi pendukung suatu project).

Alasan utama penulis melakukan crowdfunding memanglah untuk mendapatkan dana. Tapi tahukah kamu? Secara tidak langsung, hubungan antara pembaca dan penulis saling terikat, karena pembaca juga berkontribusi langsung dalam proses pembuatan buku tersebut.

cara menerbitkan buku lewat penerbit crowdfunding
Via keepcalm-o-matic

 

Tidak menemukan situs penerbitan buku dengan crowdfunding di Indonesia? Tenang! Sekarang kamu bisa mengirimkan naskah ke Inner Child Crowdfund Publisher (ICC Publisher), situs crowdfunding penerbitan buku pertama di Indonesia. Penulis tidak perlu mengeluarkan modal, hanya perlu mengirimkan naskahnya saja.

Tim ICC Publisher akan memoles naskah penulis sampai layak jual. Setelah itu, campaign crowdfunding  akan diluncurkan. Penulis akan mendapatkan ISBN, editor dan desain cover profesional. Buku akan dicetak ribuan eksemplar dan didistribusikan di toko buku bila campaign berhasil atau tergantung kesepakatan. Penulis akan mendapatkan royalti sebesar  50% dari keuntungan bersih.

Setelah campaign crowdfunding berjalan, pembaca dapat melakukan pledge (memesan buku secara pre-order). Pembaca akan mendapatkan hadiah eksklusif yang hanya bisa didapat di ICC Publisher. Keputusan terbit ada 100% di tangan pembaca, bukan di penerbit ataupun penulis. Resiko sangat kecil, karena bila projek gagal, uang pembaca akan dikembalikan.

Jadi, sudah siap menerbitkan bukumu dengan crowdfunding? Klik di sini untuk mengirimkan naskah 🙂

Tags: , , ,

Show Comments (0)

This is a unique website which will require a more modern browser to work! Please upgrade today!

PENAWARAN SPESIAL UNTUK KAMU!

Dapatkan kupon diskon senilai 15% dari total pledge kamu

Caranya mudah, tinggal subscribe ke newsletter ICCPublisher, dan kupon diskon akan dikirimkan ke inbox kamu. Mohon mengisi data dibawah ini dengan baik dan benar.

Kami tidak akan pernah membagikan info ini dengan pihak lain.